Wednesday, July 23, 2014

OMBAK KECIL DAN OMBAK BESAR

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - OMBAK KECIL DAN OMBAK BESARAlkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa. Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya? Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!” Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat. “Aih, pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku, ah, begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?” Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu y....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

KISAH SEBUAH POHON APEL

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH SEBUAH POHON APELSuatu ketika, hiduplah sebuah pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih. Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang . "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, July 14, 2014

KEPITING MARAH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KEPITING MARAHBeberapa tahun yang lalu, teman saya mengajak saya memancing Kepiting. Bagaimana cara memancing Kepiting? Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, di ujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil. Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting itu marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan 'menggigit' tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah. Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala. Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan-nya dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepiting Rebus yang sangat lezat. Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil. Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena : MARAH. Jadi kalau kita menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, hadapi....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, May 22, 2014

Tuesday, October 22, 2013

Seminar Hidup Dalam Roh Oktober 2013

SHDR (Seminar Hidup Dalam Roh) diadakan kembali di Paroki Kristus Raja Karawang. Dibuka pada hari Sabtu, 12 Oktober 2013 kemudian Minggu 13 Oktober 2013, dan dilanjutkan 19 - 20 Oktober 2013, SHDR ini diselenggarakan komplek sekolah Slamet Ryadi Perumahan Resinda Karawang. Diawali dengan pendaftaran ulang para peserta yang hadir pada hari itu, dan dilanjutkan Pembukaan oleh Bp. Aksen Gumelar dari Paroki Bogor. Acara berlangsung dengan baik, semua materi disampaikan dengan menarik para peserta, yang terdiri dari berbagai usia mulai dari anak SMP hingga kake-nenek.
Pada hari pertama ini diberikan dua sesion yaitu : Pendahuluan dan Cinta kasih Allah, Penyelamatan dan Hidup dalam Roh Kudus dan yang terakhir adalah bagian pertumbuhan untuk melihat isi dari sesi sesi dapat di klik di tiap judul.

Monday, February 4, 2013

Pengalaman dan pemikiran sederhana saya


Kemarin saya mengalami suatu yang sangat sederhana, yaitu lepasnya gigi saya, padahal kemarin kemarin saya sering melihat gigi susu anak-anak saya tanggal, dan berganti dengan yang baru.

Tapi baru ketika saya mengalami, saya jadi berpikir, bahwa kita ini harus sangat amat bersyukur yang tidak terkira kepada Allah Bapa kita yang Di Surga karena kebaikannya. Saya bersyukur karena gigi saya yang tanggal itu hanya satu. Tapi sebelum tanggal betapa terasa sakitnya dan tidak menyenangkan. Saya sempat membayangkan bagaimana jika Tuhan membuat gigi kita itu tanggal bukan satu satu tapi semua, coba anda pikirkan betapa menderitannya kita saat-saat sebelum tanggal, kita pasti tidak bisa makan apapun, karena bagaimana kita dapat mengunyah makanan.

Nah oleh karena itu kita harus tetap bersyukur kepada Allah Bapa kita di Surga atas kebaikan hati-Nya itu...

Sunday, May 23, 2010

Kebangunan Rohani Katolik lanjutan

Nah ini informasi tentang KRK kita, di gereja Katolik Kristus Raja Karawang, tanggal 30 Mei 2010, hari Minggu pukul 18.00 wib.

Dibawakan oleh: Romo Yohanes Lulus Widodo, Pr. dari Keuskupan Agung Palangkaraya.

Dengan mengambil ayat Yesasa 40:29 "Dia memberi kekuatan kepada yang lemah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya."

KRk ini gratis dan berlaku untuk kalangan sendiri.

Untuk dapat mengikuti KRK ini dapat mengambil karcis di depan gereja Katolik Kritus Raja Karawang setelah selesai Misa, dan di Gereja St. Marinus Resinda juga setelah selesai Misa, atau dapat juga menghubungi ketua lingkungan masing-masing.

Translate